Seperti yang kita ketahui, masa Pandemi Covid-19 sudah memasuki tahun kedua di Indonesia. Kondisi pandemi dengan segala batasan dan aturan PPKM yang tak kunjung selesai tentu saja sangat melelahkan.
Perilaku konsumen pun berubah dengan cepat karena Pandemi Covid-19. Semua aktivitas sehari-hari di ruang publik dibatasi, begitu juga dengan berbelanja kebutuhan. Situasi ini membuat terjadinya pergeseran model bisnis, dari toko fisik beralih ke toko online.
Berikut cara bertahan dari segala keterbatasan disaat pandemi ini? Simak tips dibawah ini.
Siasati Pandemi dengan Beralih ke Platform Online
Dalam dua tahun terakhir, ada banyak cerita jatuh bangunnya bisnis akibat wabah tersebut. Salah satu faktor yang berkontribusi adalah kurangnya atau kegagalan untuk beradaptasi dengan kondisi ini dan relevansinya dengan kompleksitas teknologi.
Adanya pembatasan sosial mendorong berbagai sektor usaha beralih ke transaksi online. Bahkan, perilaku masyarakat yang bertransaksi juga berubah di masa pandemi. Contoh paling spesifik adalah maraknya transaksi online, aksi jual beli yang tidak memerlukan pertemuan tatap muka.
Berikut ini adalah cara bisnis yang unggul dan memiliki ketahanan di Pandemi Covid-19:
Pivoting Produk Agar Relevan Dengan Kondisi Saat Ini
Supaya bisnis dapat bertahan dari pandemi seperti saat ini, kamu perlu membuat perubahan produk agar relevan dengan kondisi pandemi. Dimungkinkan juga untuk menggabungkan produk yang ada atau membuat produk dengan pasar baru yang relevan.
Dikala pandemi seperti ini, produk kesehatan selalu menjadi nomor 1 (satu) yang akan diburu oleh masyarakat. Jika bisnis kamu merupakan makanan cepat saji yang mana tidak baik untuk kesehatan, bagaimana mengatasinya? Kamu bisa menyediakan merchandise seperti handsanitizer, masker atau vitamin sebagai hadiah di setiap pembelian.
Memaksimalkan Strategi online Marketing
Dengan menggunakan online marketing, kamu bisa menjangkau pasar yang lebih luas. Hal ini dikarenakan banyaknya orang yang sudah terhubung ke Internet. Biaya yang dibutuhkan pun tidak sebesar pemasaran tradisional seperti iklan TV / Majalah. Kamu juga bisa membuat berbagai bentuk materi pemasaran seperti; gambar, video, teks dan memiliki banyak media yang mudah diakses.
Kamu bisa menggunakan platform gratis untuk memaksimalkan strategi online marketing, yaitu:
Google Ads
Manfaatkanlah fitur gratis dari Google untuk membuat bisnis kamu lebih banyak dilihat. Selain gratis, dengan fitur ini Google bahkan akan membayar kamu untuk setiap klik atau tayangan pada iklan Google yang kamu tampilkan di situs bisnis kamu.’
Sosial Media
Kamu bisa menggunakan berbagai media sosial seperti Facebook, Instagram, Twitter dan LinkedIn. Namun, kamu harus ingat bahwa konten yang dibuat harus disesuaikan dengan karakteristik sosial medianya. Misalnya, Instagram cocok untuk konten visual dan terutama untuk pengguna berusia 25-34 tahun.
Email Marketing
Jika kamu berniat menggunakan email marketing, kamu bisa menggunakan 2 jenis konten berikut:
Email promosi : Email ini dapat berisi promosi seperti penawaran khusus, rilis produk baru, dan diskon kepada pelanggan.
Email Informasi : Dengan jenis email ini, kamu dapat memberikan konten berupa berbagai macam informasi terupdate mengenai bisnis kamu.
Memaksimalkan Penjualan Online
Selama pandemi, sektor bisnis ritel penting untuk menggunakan aplikasi/platform online untuk memastikan pelanggan kamu tetap terhubung dengan produk dan layanan bisnis kamu.
Kamu bisa memanfaatkan Platform Marketplace yang sudah ada secara gratis, seperti; Shopee, Tokopedia, Bukalapak, dll. Atau kamu juga bisa melakukan penjualan menggunakan Whatsapp Bisnis dan memberikan layanan Delivery service sebagai nilai tambah.
Namun, apabila kamu menginginkan aplikasi/platform online custom khusus untuk bisnis kamu, tidak masalah. Hanya saja kamu harus mengeluarkan biaya lebih besar untuk mewujudkan hal tersebut. Carilah perusahaan IT Development terpercaya untuk membantu kamu mengembangkan aplikasi/platform online bisnis kamu.
Temukan IT Development terpercaya atau produk dan jasa lainnya yang kamu butuhkan, dengan mengunjungi Kongsitusihttps://kongsitusi.com/. Selain mendapatkan partner bisnis yang sesuai dengan kebutuhan kamu, kamu juga bisa berkesempatan mendapatkan investasi.
Kesimpulan
Jadi, dengan latar belakang pembatasan sosial terkait pandemi yang masih kita jalani saat ini, transaksi online telah terbukti menjadi opsi yang paling masuk akal dan relevan. Pengguna tidak perlu membawa uang tunai yang berisiko ketika mereka perlu menyentuh atau berinteraksi dengan orang lain.
Selain “Menyiasati Persaingan di Era Pandemi Agar Bisnis Tidak Bangkrut”. masih banyak artikel seputar bisnis yang bisa kamu dapatkan dengan mengunjungi https://kongsitusi.com/article.


